Cupid Cupid-an oww oww
Kau seperti nyanyian dalam hatiku
Yang memanggil rinduku padamu…
Seperti udara yang kuhela
kau selalu ada….
Hanya dirimu yang bisa membuatku tenang..
Tampa dirimu aku merasa hilang dan sepi…
Kaus selalu ada….
Kau selalu ada….
Grimis kecil yang terus turun menjelang jam pulang kantor tidak menghalangi keinginanku untuk cepat-cepat sampai ke rumah, setelah menunggu hampir 10 menit akhirnya ada juga angkutan kearah rumah yang kosong, segera saja aku ambil posisi duduk di paling pojok yang merupakan tempat “paporit”. Diiringi dengan backsound lagu terbarunya Once dan ngatuk karna malam sebelumnya begadang, merupakan perpaduan yang sempurna untuk tidur selama perjalanan pulang. dua menit kemudian sayup2 masih terdengar obrolan 2 perempuan yang duduk disamping yang sedang membicarakan bos baru mereka, dan untuk 30 detik kemudian semua hening karna aku sudah benar2 terlelap (he..3x dasar pelor!!!!)
tiba2 aku terbangun karna mobil yang kutumpangi melakukan pengereman mendadak, badan ku terhuyung ke samping, seketika itu juga kantukku hilang .. aku terbangun, sekarang yang ada di angkot itu hanya seorang perempuan yang sedang tersenyum melihat ku… kemudian dengan tetap menahan ketawanya dia membuka pembicaran
+ Kaget yach mas…..
- ……
+ kayaknya tidurnya enak sakali, capek yach.. tanyanya dengan tetap tersenyum menahan tawanya.
- ……
Aku tidak bisa menjawab karna tepat didepanku duduk seorang wanita cantik yang sedang memperhatikan ku.. Aku terdiam tidak bisa menjawab karna wanita yang ada di depanku selain cantik dengan lesung pipnya yang semakin manis (ketika dia menterkawai ku), ada satu bagian dari dirinya yang sama sekali beda yachh sangat-sangat berbeda.. dia memiliki sayap…. Seketika Aku menjadi pucat, takut dan gemetar…(oke..3x dua kata yang terakir harus di eleminasi karna sepertinya terlalu hiperbola) ohh jangan2 dia adalah malaikat pencabut nyawa pikirku dalam hati dan semakin membuat ku pucat, tetapi, kenapa dia tersenyum …. ataukah mungkin dia akan menjemputku ke surga? ach.. sepertinya tidak mungkin… melihat perbandingan amal dan dosa yang sudah kulakukan selama ini sepertinya aku belum layak untuk di jemput ke sorga-Nya.
+ Halllo..mas.. mas tadi kepalanya tidak kebentur pintukan? candanya.. tapi kali ini senyumnya sudah bisa ditahan dan ada sedikit kepanikan terlihat di wajahnya.
- ……
Aku masih tetap terdiam.. sejurus kemudian ketika arah pandanganku mengarah ke pojok angkot aku melihat ada beberapa panah yang terta rapi di samping busur nya.. dan tiba-tiba tidak tau dari mana semua perasaan takutku hilang berubah dengan perasaan senang dia bukan yah .. achh.. jangan-jangan bukan dia… yach tiba-tiba aku ingat dengan ceritanyanya atta “di negri senja-nya” apakah mungkin sekarang aku bisa bertemu dengannya? pikir ku… dan dengan sedikit keberanian yang kupunya keluar juga suara dari multku
- Cu.. pid…… kata ku pelan
Tetapi dia tidak menjawab pertanyaanku dia hanya tersenyum… dan senyum itu oh Tuhan.. senyum yang sudah lama sekali tidak pernah kulihat, senyum yang selama ini ku cari … senyum yang bisa merubah prasaan marah menjadi teduh ketika ku melihatnya, senyum yang dulu selalu bisa memberikan semangat bagi ku disaat aku merasa lelah… senyum yang dulu hanya dia bisa yang bisa memberikannya kepada ku.. dan sekarang senyum itu hadir dari wajah cantiknya cupit…
+ oh.. tau dari mana
- aku dengar cerita tentang kamu dari negri senja-nya-atta
+ ohh dari Atta yach…..
- ia…. bagaimana kabarnya? apakah sudah kau tembakkan panahnya buat dia .. tanya ku penasaran..
+ ha ha ha .. kamu tanyakan saja ke orangnya langsung … akhirnya dia tertawa pelan setelah sekian lama ditahan
- kenapa? Tanyaku semakin penasaran. Bukankah dia yang dimintan atta untuk membatunya kata ku dalam hati
+ ia.. dia memang meminta ku untuk membantunya… justru itu, salah satu bantuan ku tidak akan ku bocorkan ke siapapun ha..3x
- oh… kode etik kerja yach.. kataku kecewa
Eh… tapi tunggu dulu.. dari mana dia tau apa yang sedang ku pikirkan? Jangan jangan dia bisa membaca pikiranku? di depanku Cupid tertawa semakin kencang…
- Ohh siyalli !!! ternyata dia benar benar tau… teriakku
sejenak kami berdua saling pandang untuk selanjutnya tertawa bersama-sama
- Jadi kamu juga tau apa yang sedang aku rasakan sekarang? tanyaku setelah puas mentertawakan diri sendiri
+ yach…. juga tau saat kamu naik mobil ini dan hanya bisa saling diam selama perjalanan.. ujarnya sambil tersenyum
tiba2 aku teringat kejadian itu, dan setelah ku perhatikan ternyata benar sepeti yang dia bilang mobilnya sama. (ada speaker dua di pojok dan gambar tempelan salah satu artis Indoneisa idol )
+ Aku juga tau saat ada beberapa harapan kamu yang tidak bisa terwujut.. katanya pelan dan senyuman yang aku berikan beberapa saat lalu? Kamu masih ingat bukan?
- Jadi senyuman itu.. benar2 milik dia? Jawabku sembil melongo….. tapi kenapa?
+ hanya sekedar hadiah… karna kamu selalu merindukannya kan?
- Sangat.. sangat…. Aku sangat merindukannya…. Karna hanya dia yang bisa memberikannya.
+ ha..3x kamu salah….
- Salah… ? kataku tidak mengerti apakah salah klo selama ini aku menunggu senyum itu? Semakin aku tidak mengerti
+ bukan hanya dia yang bisa memberikan senyuman seperti itu.. kalupun kamu tidak bisa menemukan senyuman yang sama.. kamu bisa menemukanya dalam bentuk yang berbeda?
- Maksudnya ?
+ yah.. kamu bisa menenukannya di dialam diamnya-dia, di semangatnya, bahkan bisa menemukannya prasaan yang sama di saat dia marah, bahkan bisa menemukannya disaat dia menangis…
- tapi dia itu siapa? aku tidak menemukannya….
+ bukan “tidak” tapi belum.. atau mungkin sudah kamu temukan tapi tidak mau mengakuinya…
- ia kali yachh.. kataku lemas
untuk beberapa waktu kita berdua terdiam, kemudian obrolan berlanjut dimulai dengan pertanyaku sekitar kegiatan cupid selama ini, seperti kenapa dia naik angkot, atau pernakah dia memanah untuk dirinya sendiri atau pernakah dia merasa bosan dengan pekerjaannya selama ini……
Tiba-tiba angkotnya berhenti di putaran sebelum terminal dan si abang menyuruh kita berdua jalan sampai di terminal..siayal harus jalan lagi anjirtt…
+ Dasar si abang sialan kutukku setelah membayar angkot berdua (aku takut mata uang yang di bawa cupit.. tidak berlaku di bayarkan he..3x)
- kanapa sie harus marah2, buang2 energi toh kamu harus tetap jalan juga kan? kenapa tidak kamu nikmati saja perjalanan dari sini ke terminal..
+ nikmati… apanya yang nikmat…. Becek, macet, mana lumayan jauh lagi kataku kesal
Cupit hanya diam, dan tidak lama kemudian dari arah depan lewat dua orang perempuan dengan pakaian super-dupper-sexy dengan body yang wah… dan ajaibnya reflex terlintas pikiran nakal di otak ku…. Belum sampai terbayang film XXX tiba2
- aduhhh… sakit.. triakku karna cuipt sudah mencubit pinggangku
+ hallowww!!! Aku bisa baca pikiran mu ujarnya sambil senyum….
- katanya disuruh nikmati perjalanan…. aduh bener benar sakit cubitanmu…. Kata ku kaget bercampur malu.. achh resiko jalan dengan malaikat
+ bearti gak salah dong namaku cupid heheheheheheheh……
+ Sepertinya aku harus nyebrang kataku ketika kami sampai di sebrang stasiun
- oh.. yach sudah kita pisah di sini saja, aku bisa minta tolang tidak … pintanya
+ tentu donk… kataku optimis
- tolong sampaikan terima kasih ku buat atta atas secangkir coklat panas , handuknya dan juga obrolan di sore itu. Trimakasih mungkin berkat dia flu ku sudah sembuh sekarang ini.
+ ohh pasti.. pasti.. pasti akan ku sampaikan… pit.. aku ada satu permintaan lagi, bukan-bukan aku bukan minta jasa atas penyampaian terimakasih kamu un…
Sebelum sempat aku sempat menyelesaikan kalimatku tiba-tiba dia kembali tersenyum seperti saat di angkot tadi.. aku hanya bisa terdiam memandang kearahnya.. sampai akhirnya dia membalikkan badan dan berjalan terus ke depan Oh Tuhan trima kasih .. senyum itu hadir lagi di hari ini…. Bahkan untuk kedua kalinya….. yach keduakalinya.. dalam beberpa tahun ini aku selalu menantikan senyum itu hadir dan hari ini kau berikan aku kesempatan untuk melihatnya lagi bukan hanya sekali… trimakasih tuhan atas karunia-Mu di hari ini…….
Ps : Jalan menyebrangi rel di satasiun yang menuju ke kos sayup2 terdengar lagu cubit-cubitan nya koes ploes yang di putar penjual mp3 di dalam stasiun… seketika itu juga teringat kembali akan cupid, cubit annya dan senyumannya …… ach betapa indahnya hari ini…….

Prasaan tulisan ini gue pernah baca deh di tabloid2 mistis gitu, judul tulisannya “Seangkot dengan Kuntilanak”, cuma bedanya disitu ceweknya ga bawa2 panah. Hehiueheiue. Iya deh yang kasmaran (baca: tunangan; red.), sampe tulisan aja jadi romantis pitpiw ginih. Tulisan lo ini indah banget dah yak.. despite of salah ketiknya sih, tapi bukan cyak namanya kalau ngga salah ketik weekekeke. MET TUNANGAAAN! Semoga bahagia dan berlanjut ke jenjang pernikahan, aminnn. (amin, tp bukan mince; red.)
Comment by Dikiwinky — 27 November, 2005 @ 1:22 pm
mmhhmmm…
)
ciyeeew ciyeeewww…
memang yaahh kekuatann cinta…
mampu membuat seseorang melihat seorang cupid…(eh cupid orang bukan si?
Comment by dyah — 28 November, 2005 @ 1:59 am
Gila……. Keren abis neh tulisan elo cy. Dengan rendah hati, si kucing hitam ini membungkukkan badan untuk menghormati seorang pencerita handal dengan gaya tulisan yang unik. Proficiat Yak, gue salut dan terhibur banget sama tulisan elo yang ini.
Kalo soal salah ketik, itu wajar ajah. Tapi gue mau menawarkan diri neh kalo boleh… Gue mau ngeditin tulisan elo supaya sesuai dengan ‘format penulisan’ yang benar. Kalo boleh juga, dimasukkin di fictionfetish-nya Ratri boleh nggak? Udah lama nggak ada tulisan bahasa Indonesia yang menghibur di sanah…
Comment by krisna — 28 November, 2005 @ 10:13 am
lo salah baca dik…. yang bener itu cerita ada di salah satu triloginya Beranak Dalam Kubur =))
dhee.. klo menurut ibu atta mah “interpretasi ada di pengarang” jadi bisa cowok.. bisa juga cewek… bisa juga manusia (wak!! pemborosan kata2 “menurut Bapak Js Badudu” )
he..3x aduhh… pangeran kucing meni ngerendah gitu ach… jadi malu aye… mana pake acara jadi editor segala.. ach jadi bener2 malu :”> gpp sie bos… tadinya aye mau minta tolong anak2 Editor di kantor buat ngedit.. tp kayaknya mereka lebih seneng ngedit buku pelajaran he..3x lagian gak kwat bow!! ngebayarnya per halaman… klo gak malu2 in Ratri mah aye mah boleh2 adja boss….. yang pasti minta ijin dulu adja sama ratrinya klo aye mah asik2 adje bos… (jangan sampe malu-in ratri WOkee..
)
Comment by cyak — 28 November, 2005 @ 10:48 am
hahahhahhaa. i love you
aduh… si cupid itu. sudah saya bilang gak usah ngirit2 banget, taksi tarif lama kan masih ada. lah, malah naik angkot. hihihihi.
jadi sudah sembuh flunya si cupid inih?
btw makasih ya yang kemarin.
Comment by atta — 1 December, 2005 @ 12:27 pm
ta.. lo tau kan…. i love u2…..
btw makasih ya yang kemarin. <=== “eni taim”
Comment by cyak — 2 December, 2005 @ 9:35 am
huhu..cyak kenapa ga jadi penulis aja??
salut loh ternyata cyak itu romantis.
But pleaasee.. kau kok jadi kaus??
aduh jgn salah mlolo, soalnya salah huruf salah arti yak.. BRAVO CYAK!
Cupid teh saha sih?
Comment by olva — 9 December, 2005 @ 2:55 am